Research

All Desk

  • Desks

  • Categories

Sustainability instruments in Indonesia—such as PROPER, PRISMA, Norma 100, TKBI, and LKPM—remain fragmented, voluntary, lack field verification, and do not disclose results to the public. As a result,...

Cooperation between Indonesia and countries in the Middle East–North Africa (MENA) region gained renewed strategic significance in 2025, as both regions confronted shared challenges related to energy security,...

Hasil Studi Celios: Dampak Kerugian Ekonomi Bencana Banjir Sumatera 🗣️Bencana ekologis di Sumatera periode November 2025 diproyeksi telah mengakibatkan kerugian ekonomi Rp68,67 triliun. Angka ini mencakup kerusakan rumah...

Jakarta, November 4th, 2025 – Indonesia risks 156,000 premature deaths and USD 109 billion (IDR 1.813 quadrillion) in economic losses from the cumulative operation of the country’s 20...

The latest CELIOS study, “Potential Impacts of Climate Change on the Health of Indonesia’s Population,” reveals that climate change is likely to increase a wide range of health...

CELIOS’ new report “Low Wages, High Hopes” sheds light on the harsh realities behind Indonesia’s textile, garment, shoe, and leather industries. Drawing on DecentWorkCheck survey data from 2017–2024,...

Sejak tahuan 2020, Maluku Utara menjadi pusat ambisi pemerintah Indonesia dalam pertambangan

Meskipun booming nikel menghadirkan lonjakan pertumbuhan ekonomi luar biasa bagi Sulawesi Tenggara—khususnya

RPJPN 2025–2045 telah menekankan pentingnya mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di tingkat provinsi

Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira Adhinegara, memberikan keterangan ahli di Mahkamah Konstitusi

Situasi terkini di Indonesia menunjukkan adanya kemunduran serius dalam kehidupan demokrasi dan

The current economic situation in recent weeks reflects the accumulation of persistent

Rencana pembangunan pabrik semen beserta tambang batugamping di Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri,

Laporan terbaru dari CELIOS ini menunjukkan bahwa Indonesia sebenarnya punya banyak “mesin