Rapor 2 Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran

Dua tahun adalah waktu yang cukup bagi suatu pemerintahan untuk menunjukkan kinerjanya. Bulan madu telah usai, dan janji yang dulu diteriakkan Prabowo-Gibran dari panggung kampanye, kini harus berhadapan dengan harga bahan pokok, lapangan kerja, dan dompet rakyat. Studi ini sejatinya adalah refleksi dari tagihan masyarakat, mana yang sudah berjalan, mana yang hanya janji belaka, siapa yang paling diuntungkan, dan apa dampaknya ke masyarakat.

Pertanyaan ini sejatinya muncul di ruang parlemen. Namun ketika hampir seluruh kekuatan politik melebur ke dalam koalisi pemerintah, fungsi pengawasan legislatif kehilangan giginya, dan keluhan warga berhenti di depan pintu DPR tanpa pernah menjadi sikap politik.

Studi ini lahir dari kekosongan itu, dengan harapan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah, sekaligus sebagai sebuah saluran untuk mengamplifikasi suara publik yang tidak lagi menemukan wakilnya di lembaga yang seharusnya mewakili. Studi ini menjelaskan persepsi publik terhadap kepemimpinan Prabowo-Gibran serta capaian kinerja pemerintah. Dua tahun terakhir juga ditandai oleh pergantian menteri yang terlalu sering. Harapannya, studi ini bisa menjadi cermin untuk menunjukkan siapa yang layak dipertahankan dan siapa yang sepatutnya diganti karena tidak berhasil menjalankan tugasnya dalam menciptakan kebijakan publik yang menyejahterakan masyarakat, berdasarkan penilaian publik dan bukan hitung-hitungan dagang sapi politik.

Recent Publications

The Over-the-Top (OTT) industry, widely referred to as digital platforms in Indonesia,

Videos

If you have missed out on our events, check out our YouTube to watch the full recording.