CELIOS Book: It’s Time for Restorative Economics

Buku ini bermula dari dokumen yang disusun untuk memicu diskursus di masyarakat. Disiapkan oleh sekelompok penulis independen yang mendalami isu ekonomi, sosial, dan lingkungan, dokumen ini lahir dalam pertemuan organisasi masyarakat sipil di Yogyakarta pada Agustus 2023. Tujuannya jelas: melibatkan lebih banyak aktor—termasuk politisi, anggota legislatif, dan kepala daerah—dalam menentukan arah pembangunan yang bukan sekadar business-as-usual, mengingat tantangan eksistensial yang dihadapi umat manusia saat ini.

Diskusi antara penulis dan berbagai pihak sepemikiran menyoroti ekonomi Indonesia yang semakin ekstraktif, menguras sumber daya alam, dan gagal menurunkan kemiskinan, mengurangi ketimpangan, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan. Setelah dokumen awal selesai, CELIOS mendukung penerbitannya, mengubahnya dari ukuran majalah menjadi buku, sambil menambahkan beberapa topik dan empat studi kasus untuk memperluas perspektif dan memperkuat pesan.

Buku ini menekankan urgensi menghentikan pertumbuhan ekonomi yang hanya mengandalkan ekstraksi sumber daya alam. Praktik ini telah menyumbang emisi besar, degradasi sumber daya, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi parah. Fokus hanya pada target jangka panjang tanpa memperhatikan kerusakan jangka pendek berisiko membuat pencapaian tujuan itu sia-sia. Progres sejati, menurut buku ini, harus berbasis ekonomi inklusif dan ramah lingkungan yang melindungi sumber daya alam sekaligus mengembalikan keseimbangan relasi manusia dengan alam.

This book originated from a document prepared to spark discursus in society. Created by a group of independent writers concerned with economic, social, and environmental issues, it was drafted during a civil society meeting in Yogyakarta in August 2023. The goal was clear: to engage more actors—including politicians, legislators, and local leaders—in shaping development paths beyond business-as-usual, given the existential challenges humanity now faces.

Discussions among the writers and like-minded stakeholders highlighted Indonesia’s increasingly extractive economy, which depletes natural resources while failing to reduce poverty, inequality, or improve welfare. After completing the initial document, CELIOS Publishing Book supported its publication, transforming it from magazine-size to book format, while adding several topics and four case studies to broaden perspectives and strengthen its message.

The book stresses the urgency of halting growth models dependent solely on resource extraction. These practices have contributed to massive emissions, resource degradation, biodiversity loss, and severe pollution. Focusing only on long-term targets without addressing short-term environmental damage risks rendering those goals meaningless. True progress, the book argues, requires an inclusive, environmentally responsible economy that protects natural resources and restores a balanced relationship between humans and nature.

Recent Publications

The China–Indonesia Survey 2025, conducted by CELIOS, provides a comprehensive overview of

Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira Adhinegara, memberikan keterangan ahli dalam perkara Nomor

Videos

If you have missed out on our events, check out our YouTube to watch the full recording.